Dalam semangat sinergi antara dunia akademis dan pemerintahan lokal, Pemerintahan Desa Selanbawak menunjukkan komitmen penuhnya dengan menghadiri dan berpartisipasi aktif dalam kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat. Acara ini diselenggarakan oleh Program Studi Destinasi Pariwisata - Politeknik Pariwisata Bali pada tanggal 9 hingga 10 Oktober 2025.
Kegiatan yang bertajuk "Peningkatan Kapasitas Masyarakat Lokal dalam Menggali Potensi Wisata di Desa Wisata Selanbawak" ini menjadi forum strategis yang dihadiri oleh perangkat desa, tokoh masyarakat, dan pengelola pariwisata lokal. Kehadiran perwakilan resmi dari Pemerintah Desa tidak sekadar formalitas, melainkan sebuah mandat institusional yang menegaskan bahwa program pengembangan kapasitas ini merupakan prioritas utama dalam agenda pembangunan desa.
Bertempat di Carik cafe & restaurant, dengan pemandangan sawah yang asri—sebuah latar yang sempurna untuk mendiskusikan pariwisata pedesaan—para pemangku kepentingan desa duduk bersama para akademisi. Mereka tidak hanya menjadi pendengar, tetapi juga peserta aktif yang berdiskusi, menyimak presentasi terstruktur dari narasumber, dan merumuskan langkah-langkah konkret. Fokus utama diskusi adalah bagaimana mengidentifikasi, mengelola, dan mempromosikan aset-aset desa agar pariwisata dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat ekonomi maksimal bagi seluruh warga.
Partisipasi penuh dari Pemerintah Desa Selanbawak dalam inisiatif Politeknik Pariwisata Bali ini adalah kunci. Hal ini memastikan bahwa materi pelatihan dan hasil rumusan kegiatan dapat diintegrasikan langsung ke dalam kebijakan desa. Sinergi ini diharapkan menjadi landasan yang kokoh bagi Desa Wisata Selanbawak untuk bertransformasi menjadi destinasi yang mandiri, berdaya saing, dan dikelola secara profesional oleh masyarakat lokal, di bawah dukungan penuh administrasi desa.