Anda harus mengaktifkan JavaScript untuk menggunakan tema ini.

Pemerintahan Desa Selanbawak Menghadiri kegiatan PKM ( pengabdian kepada masyarakat) yang diselenggarakan oleh kampus Poltekpar Bali

Administrator 11 Oktober 2025 Dibaca 240 Kali

Dalam semangat sinergi antara dunia akademis dan pemerintahan lokal, Pemerintahan Desa Selanbawak menunjukkan komitmen penuhnya dengan menghadiri dan berpartisipasi aktif dalam kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat. Acara ini diselenggarakan oleh Program Studi Destinasi Pariwisata - Politeknik Pariwisata Bali pada tanggal 9 hingga 10 Oktober 2025. 

Kegiatan yang bertajuk "Peningkatan Kapasitas Masyarakat Lokal dalam Menggali Potensi Wisata di Desa Wisata Selanbawak" ini menjadi forum strategis yang dihadiri oleh perangkat desa, tokoh masyarakat, dan pengelola pariwisata lokal. Kehadiran perwakilan resmi dari Pemerintah Desa tidak sekadar formalitas, melainkan sebuah mandat institusional yang menegaskan bahwa program pengembangan kapasitas ini merupakan prioritas utama dalam agenda pembangunan desa.

Bertempat di Carik cafe & restaurant, dengan pemandangan sawah yang asri—sebuah latar yang sempurna untuk mendiskusikan pariwisata pedesaan—para pemangku kepentingan desa duduk bersama para akademisi. Mereka tidak hanya menjadi pendengar, tetapi juga peserta aktif yang berdiskusi, menyimak presentasi terstruktur dari narasumber, dan merumuskan langkah-langkah konkret. Fokus utama diskusi adalah bagaimana mengidentifikasi, mengelola, dan mempromosikan aset-aset desa agar pariwisata dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat ekonomi maksimal bagi seluruh warga.

Partisipasi penuh dari Pemerintah Desa Selanbawak dalam inisiatif Politeknik Pariwisata Bali ini adalah kunci. Hal ini memastikan bahwa materi pelatihan dan hasil rumusan kegiatan dapat diintegrasikan langsung ke dalam kebijakan desa. Sinergi ini diharapkan menjadi landasan yang kokoh bagi Desa Wisata Selanbawak untuk bertransformasi menjadi destinasi yang mandiri, berdaya saing, dan dikelola secara profesional oleh masyarakat lokal, di bawah dukungan penuh administrasi desa.

Beri Komentar

Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA
Transparansi Publik

Anggaran Desa

Keterbukaan pengelolaan keuangan untuk masyarakat

86.3% Realisasi

APBDes 2025 Pelaksanaan

Rp 4.088.528.642,29 Rp 3.526.679.861,95
Pendapatan 95.98%
Realisasi: Rp 2.056.739.018,95 Anggaran: Rp 2.142.800.500,00
Belanja 78.17%
Realisasi: Rp 1.703.738.843,00 Anggaran: Rp 2.179.526.142,29
Pembiayaan 100%
Realisasi: Rp -233.798.000,00 Anggaran: Rp -233.798.000,00
96% Realisasi

APBDes 2025 Pendapatan

Rp 2.142.800.500,00 Rp 2.056.739.018,95
Lain-Lain Pendapatan Asli Desa 100%
Realisasi: Rp 10.873.500,00 Anggaran: Rp 10.873.500,00
Dana Desa 100%
Realisasi: Rp 915.377.000,00 Anggaran: Rp 915.377.000,00
Bagi Hasil Pajak Dan Retribusi 78.68%
Realisasi: Rp 214.698.000,00 Anggaran: Rp 272.883.000,00
Alokasi Dana Desa 100%
Realisasi: Rp 651.678.000,00 Anggaran: Rp 651.678.000,00
Bantuan Keuangan Provinsi 79.77%
Realisasi: Rp 62.700.000,00 Anggaran: Rp 78.600.000,00
Bantuan Keuangan Kabupaten/Kota 91.29%
Realisasi: Rp 125.400.000,00 Anggaran: Rp 137.370.000,00
Bunga Bank 99.87%
Realisasi: Rp 4.993.518,95 Anggaran: Rp 5.000.000,00
Lain-Lain Pendapatan Desa Yang Sah 100%
Realisasi: Rp 71.019.000,00 Anggaran: Rp 71.019.000,00
78.2% Realisasi

APBDes 2025 Pembelanjaan

Rp 2.179.526.142,29 Rp 1.703.738.843,00
Bidang Penyelenggaran Pemerintahan Desa 82.05%
Realisasi: Rp 843.131.643,00 Anggaran: Rp 1.027.556.722,94
Bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa 78.05%
Realisasi: Rp 633.152.200,00 Anggaran: Rp 811.170.940,00
Bidang Pembinaan Kemasyarakatan Desa 69.32%
Realisasi: Rp 163.880.000,00 Anggaran: Rp 236.417.479,35
Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa 62.26%
Realisasi: Rp 40.470.000,00 Anggaran: Rp 65.000.000,00
Bidang Penanggulangan Bencana, Darurat Dan Mendesak Desa 58.67%
Realisasi: Rp 23.105.000,00 Anggaran: Rp 39.381.000,00